makalah : “Diskriminasi pergaulan didalam Kelas”

Diskriminasi pergaulan didalam Kelas
Dibuat oleh:
META MARTHA VIANA

A. Masalah
Tak sepatutnya bila sesama warga dalam satu kelas terjadi permusuhan, terlebih lagi sampai terjadi diskriminasi terhadap teman kelas tersebut. Hal uang menjadi pokok utama masalah adalah status dan IQ. Dalam penjabaran status sangatlah luas baik dari status ekonomi, status pergaulan, dan banyak lainnya tetapi yang banyak terjadi adalah status ekonomi dan pergaulan.
Pertama kali saya akan menjabarkan titik masalah status, baik status ekonomi maupun status pergaulan. Status menurut saya adalah sesuatu yang menjadi khas dari orang tersebut atau kedudukan. Untuk masalah status saya akan menjabarkan hal yang sudah saya jelaskan diatas tadi.
1. Status ekonomi
Status ekonomi dizaman seperti sekarang ini menjadi tolak ukur dari sebuah pertemanan, orang yang memiliki harta lebih justru lebih cenderung untuk berteman dengan teman yang memiliki status ekonomi yang sama dengannya dan dari hal seperti ini dapat terjadi hal yang dinamakan diskriminasi
2. Status pergaulan
Status pergaulan dizaman sekarang ini banyak juga remaja yang ingin mendapatkan predikat sebagai orang yang mengetahui informasi terbaru baik dalam fashion, selebriti, hingga informasi kemajuan teknologi, justru anak yang senang bergaul dengan hal-hal moderen justru sangat enggan untuk berteman dengan teman yang penampilannya buruk atau pun yang menurut mereka tidak sesuai syarat untuk berteman dengan mereka.
Hal kedua yang akan bahas adalah anak yang memiliki kelebihan dari segi kecerdasan intelektual atau kecerdasan berfikir, kadang kala kesombongan dapat muncul pada saat kita berada diatas, disaat kita merasa kita adalah orang terpintar pasti akan muncul rasa ego untuk tidak berteman dengan teman yang tidak memiliki sesuatu hal yang dinamakan kepintaran.

B. Teoritis
Hadist Rasulullah S.A.W.
Rosululloh Shollall0hu ‘alaihi wa salla bersabda: “ada tiga perkara yang membinasakan yaitu hawa nafsu yang dituruti, kekikiran yang dipatuhi dan seseorang yang membanggakan dirinya sendiri.” (HR. AthThabrani dan Anas)
Teori atau konsep yang saya ambil dari hadist ini sudah cukup jelas dan dapat menjabarkan materi yang saya sajikan. Perbuatan diskriminasi tentu saja diawali karena adanya kekikiran kita untuk membuka tali silaturahmi karena kita di dunia ini tidak hidup dengan orang yang hanya yang memiliki pergaulan bagus, memiliki banyak harta dan kepintaran tapi kita hidup di dunia ini dengan berbagai macam manusia berserta berbagai macam kemampuan dimiliki maka dari itu kita juga tidak boleh meremehkan orang lain atau membanggakan diri sendiri bahwa kita itu hebat. Ingat di atas langit masih ada langit.

C. Pengalaman
Diskriminasi sebuah kata yang sudah tak asing dalam kehidupan saya didalam kelas, dari awal saya memulai pendidikan hal tersebut sudah ada hingga kadang saya merasa jenuh dengan keadaan kelas seperti ini, tidak ada solidaritas, rasa persatuan, rasa cinta damai, kenyaman dalam melakukan interaksi, dan rasa saling menghargai yang sudah tidak ada lagi. Semua ini mungkin hanya sebuah mimpi yang di impikan oleh para pecundang pergaulan dalam kelas dan beberapa orang yang menginginkan sebuah persatuan yan utuh. Perbedaan yang ada di dalam kelas bukan untuk dipermasalahkan tetapi untuk dihargai dan dihormati. Dan sikap kita sebagai seorang remaja belajarlah kini untuk mendewasakan diri jangan hanya mendewasakan diri dalam hal percintaan tetapi juga pendewasaan diri untuk menjadikan hidup ini agar lebih berarti kembali.

D. Solusi

Hidup atau matinya sebuah kelas tergantung dari persatuan dan kesatuan dari warga kelas itu sendiri, dari semboyan Negara kita yang sudah tertera jelas “bhineka tunggal ika” yang artinya “berbeda-beda tetapi tetap satu jua” dimana setiap perbedaan yang ada didalam kelas bukan untuk dipermasalahkan tetapi untuk dijadikan sebuah alat pemersatu dan menumbuhkan rasa persaudaraan, sangat jelas akibat yang ditimbulakan dari sebuah diskriminasi dalam kelas bila terjadi, tali silaturahmi putus, persatuan sudah tidak ada, rasa solidaritas hilang, rasa saling menghormati dan menghargai sudah tidak ada, hingga akhirnya suasana belajar menjadi penuh dendam. Antara kelompok yang satu dengan yang lain hanya ada pikiran bagaimana caranya untuk menjatuhkan mereka. Apalagi dalam pembagian kelompok belajar banyak kadang kala yang memprotes dari keputusan guru, semua ini akibat dari tidak menghargai orang, meskipun mendapatkan orang yang malas dalam sebuah kelompok sehendaknya teman yang malas itu untuk dirangkul dan diberi motivasi agar dia bersemangat untuk belajar, jangan di jauhi bila kita menjauhi sama halnya dengan kita membuat hatinya tersinggung dan selalu terbiasa untuk seperti itu terus. Ada pepatah yang berbicara “orang yang pintar akan menjadikan kesalahan orang lain sebagai pelajarannya bukan sebaliknya” ,“orang yang cerdas membantu memperbaiki temannya yang salah” dan “orang yang beriman mampu menahan hawa nafsunya dan berfikir untuk menghargai orang lain” .
Demikianlah makalah yang saya buat, kurang lebihnya mohon dimaafkan, karena kesalahan datangnya dari saya pribadi dan kebenaran datangnya dari ALLAH S.W.T.
Saya harapkan diberikan masukkan yang baik untuk membangun saya agar dapat meningkatkan kemampuan saya dalam menulis.

E. Daftar Pustaka
1. Hadist Rasulullah S.A.W. (HR. AthThabrani dan Anas)
2. Kutipan Saudara Danny Novan Hermawan, Rizki Muhammad dan Pratama Widyan Giri
3. Istilah bhineka tunggal ika dari kitab Negaraketagama karangan empu prapanca

Iklan

One response to “makalah : “Diskriminasi pergaulan didalam Kelas”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s