Cinta dibalik Kamus

Cinta dibalik kamus

Sejak nilai bahasa inggris berangka merah, ku mulai sadar bahwa aku perlu mengikuti kursus bahasa inggris. Aku butuh hal tersebut agar nilai bahasa inggrisku ada peningkatan yang signifikan.

Dengan dibekali niat, persetujuan orang tua, dan sejumlah uang disaku, ku mulai melaju dengan sepeda motor menuju beberapa tempat kursus bahasa inggris yang ku anggap cukup baik dalam proses pengajaran. Akhirnya ku pilih satu tempat yang berjarak tidak begitu jauh dari rumahku dan hanya perlu sekitar 15 menit untuk sampai tempat tersebut. Ku hentikan laju motor dengan cepat terparkir dan  kupasang sebuah kunci pengaman di bagian cakram motor. Ku angkat langkah kaki menuju ke sebuah ruangan bernuansa minimalis dan cukup sejuk. Di sana terlihat ada 2 orang yang berpakaian rapih layaknya seorang pengajar professional .

“excuse me , can I help you ?

“apa disini masih membuka kelas bahasa inggris untuk level dasar?”

“ya masih, apa anda mau mendaftar disini ?”

“apa kelebihan tempat kursus ini dari pada yang lainnya ?”

“banyak sekali ,kami juga mengadakan belajar diluar kelas dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar,dan hampir setiap akhir bulan kami sering mengadakan acara. Apakah anda tertarik untuk daftar disin?”

“baiklah saya akan mendaftar disini”

Ku diberikan sebuah sebuah formulir lalu ku isi formulir tersebut tapi tiba-tiba saja ku dengar ada seseorang yang membuka pintu dan aku pun merespon dengan menolehkan kepalaku kearah pintu, tatapan mataku berubah menjadi terkagum- kagum dengan kecantikan seorang gadis yang mengenakan jilbab putih, kemeja putih, dan jeans panjang berwarna hitam.

Ku selesaikan segera pengisian formulir dan ku serahkan sejumlah uang sebagai biaya kursus. Setelah kesepakatan terjadi aku pun diberi buku dan bisa langsung memulai kursus bahasa inggris hari itu juga. gadis cantik yang kulihat di pintu sekarang sedang asyik memainkan telepon genggam miliknya dan menikmati minuman di kursi tunggu. Aku pun duduk tepat disampingnya, dia pun melihat kearahku dan ku balas dengan senyuman. Ku pandangi wajah gadis tersebut dan lama kelamaan wajahnya yang putih menjadi memerah.

“lihatnya jangan begitu donk,memang ada yang salah dengan saya ?”

“maaf ,karena kakak mirip sekali dengan teman kakak perempuan saya (bohongku padanya) kalau boleh tahu nama mba siapa ya?”

“jangan panggil mba donk saya masih berumur 16 tahun , nama saya Karin , klo kamu namanya siapa?”

“ternyata kita beda setahun, saya berumur 17 tahun dan nama saya fachru, karin sudah lama mengikuti kursus bahasa inggris disini?”

“ tidak ,baru 2 hari yang lalu Karin mendaftar disini , fachrul kenapa memilih ikut kursus disini”

“saya ikut kursus disini karena jarak yang cukup dekat, cara mengajar yang bagus “

Ingin kujelaskan panjang lebar alasanku padanya tiba-tiba saja lonceng berkicau sebagai tanda untuk memulai kursus. Ternyata dia satu level denganku. Karena kami berdua  murid baru kami pun diminta untuk memperkenalkan  diri dengan menggunakan bahasa inggris.

“my name fachrul, my addres in apple streets number 83 and my phone number 08********6”

Yang mendapat giliran kedua adalah karin dan hal ini kunantikan untuk mendapatkan nomor handphonenya

“my name Karin, my addres in diamond streets number 88 and my phone number 08********6”

Akhirnya ku mendapatkan nomor HP karin. Sesaat pelajaran dimulai karin ingin meminjam kamusku saat kuberikan kamus itu kepadanya dia tersenyum padaku dan tidak sengaja pula ku keluarkan kalimat pujian“ternyata senyummu manis sekali ya” tiba-tiba saja wajah karin langsung merah merona dan tanganya pun menggenggam tanganku dan dia pun berterimakasih atas pujian yang kuberikan. Ternyata lonceng sudah berbunyi dan sudah waktunya untuk kembali kerumah masing-masing. Diperjalanan pulang ku hubungi dia dan ternyata karin memiliki kepribadian yang cukup baik, dan membuatku sangat nyaman ketika ada didekatku, tapi aku juga tak bisa meninggalkan kekasihku . ternyata kedekatanku dengan karin sudah mulai tercium dengan kekasihku. Dan karin juga sudah mengetahui kalau diriku ini sudah memiliki kekasih hati, tapi dia tak menjauh dariku melainkan dia semakin mengejarku dan dia pun dengan berani meneror wulan yang tak melainkan adalah kekasihku. Ku tak pernah berpikir kalau dia bisa agresif sekali dalam memperjuangkan perasaan cintanya padaku, aku sudah mengetahui kalau dia mencintaiku  sejak pertama kali bertatapan dengannya. Beberapa hari kemudian wulan mengetahui kalau aku bermain hati dengan karin

“ aa selingkuh dengan karin ya”

“selingkuh? karin yang mana de?

“aa jangan bohong,kemarin malam ada perempuan yang bernama karin telepon dede dia ngaku kalau dia kekasih aa yang baru, dan dia bilang jangan ganggu kekasih saya yang bernama fachrul dan jauhi dia, kalau aa sudah jenuh sama aku lebih baik kita sudahi saja hubungan kita.”

“jangan de!!! ,aa sayang sama kamu, jangan tinggalin aa ya, maafkan aa, aa janji tak akan mudah tergoda dengan wanita lain”

Akhirnya kepercayaan wulan padaku kembali. Disatu sisi aku juga sudah mulai mencintai karin .tak dapat lagi kutepiskan kenyataan bahwa aku mencintai karin dan wulan. Aku tak mau menyakiti hati wulan dan karin akhirnya kuputuskan untuk berhenti dari tempat kursus tersebut dan menjalani hubungan yang baru dengan wulan.

awake

2 responses to “Cinta dibalik Kamus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s